Arsip Tulisan

Selamat Jalan, Cak
Mengenang Cak Rusdi Mathari berarti mengingat kembali kisah-kisahnya yang legendaris. Ia memang pencerita ulung, baik secara lisan maupun tulisan. Karena itu, saya dan kawan-kawan kerap

Menjejal Jakarta
GLADDY MURHADI baru menghabiskan sebatang rokok dan masuk ke kamar mandi. Ia cukup santai pagi ini. Sebagai asisten produksi Rajawali Televisi (RTV), ia tengah fokus

Setahun Jadi Wartawan Ekonomi
Hari ini, 1 Oktober 2017, tepat setahun sudah saya bekerja sebagai wartawan ekonomi, sesuatu yang dahulu selalu saya anggap sebagai mimpi buruk dan hindari secara

Bagaimana “Kebenaran” Diproduksi Hari-hari Ini?
Saat masih kuliah jurnalistik dahulu, seorang dosen pernah berujar pada saya, “Di era Orde Baru, wartawan hanya bisa memberitakan delapan dari 10 fakta, tapi semuanya

Teater Dalam Pusaran Krisis Sinetron Nasional
Pada awal perkembangan industri televisi, pekerja teater punya andil besar dalam membidani kelahiran sinetron bermutu. Terhentinya regenerasi pekerja teater di layar kaca berimbas pada anjloknya

Mengupas Ranca Upas: Opsi Pelarian Instan di Akhir Pekan
Awalnya, saya tak berharap banyak saat beberapa kawan mengajak berkemah di Kampung Cai Ranca Upas, Bandung, pada awal Juni lalu. “Paling hanya jadi wacana,” pikir

Menjadi Cina di Indonesia
Situasi membara pada Mei 1998. Saat itu saya baru kelas 1 SD dan, sungguh, saya tak paham apa-apa. Saya hanya ingat bahwa pada satu malam,

Wartawan dan Konsultan PR
Hubungan antara wartawan dan konsultan PR itu kerap pelik. Wartawan butuh jasa mereka untuk menjembatani komunikasi dengan narasumber, tapi kadang juga muak bila mereka sudah

Menyoal Cara Baca Kita Hari-hari Ini
Ada masanya saat saya mampu menghabiskan novel Harry Potter and the Chamber of Secrets setebal 424 halaman dalam waktu sehari. Saat itu saya masih di bangku

Yang (Ingin) Kita Percayai
Kau tahu, ada banyak jalan menuju Roma. Tapi bagi banyak orang, hanya ada satu jalan menuju surga. Itu adalah jalanku. Bagiku. Juga jalanmu. Bagimu. Saya

Anak Badung itu Bernama Freeport
Anda pernah satu sekolah dengan kawan super badung yang setiap hari kerjaannya cuma menceletuk di kelas, hampir tak pernah mengerjakan tugas, serta begitu gemar bolos

Ode untuk Esther
Esther Samboh jauh dari kesan galak dan berjarak. Ia selalu membuka diri untuk diskusi dan sangat adil saat memberi penilaian. Selasa, 8 November 2016. Hari itu

