How I Met Your Mother: Spekulasi Tragedi di Episode Pamungkas

Muncul spekulasi bahwa sang ibu akan meninggal di akhir musim kesembilan How I Met Your Mother.
Muncul spekulasi bahwa sang ibu akan meninggal di akhir musim kesembilan How I Met Your Mother.

Pada tahun 2030, Ted Mosby meminta kedua anaknya, Penny dan Luke, untuk duduk di sofa mendengarkan kisah pertemuannya dengan sang istri di masa lampau. Dengan wajah malas, dua remaja tersebut terpaksa mengiyakan walau dilanda sedikit kebingungan.

“Apa kami sedang dihukum karena melakukan sesuatu?” tanya Luke.

“Tidak.”

“Apa ini akan berlangsung cukup lama?” tanya Penny lebih lanjut.

“Ya.”

Dengan enggan, kedua anak tersebut segera memperbaiki posisi duduknya agar merasa nyaman mendengar lanturan sang ayah.

Itulah adegan pembuka serial komedi situasi asal Amerika Serikat, How I Met Your Mother, yang ditayangkan perdana pada 19 September 2005 di stasiun TV CBS. Sejak itulah para penonton terbawa dalam balutan kenangan tokoh Ted akan kisah masa mudanya dengan para karib seperti Marshall Eriksen, Lily Aldrin, Barney Stinson dan Robin Scherbatsky.

Namun, tak disangka butuh waktu lebih dari delapan tahun lamanya bagi Ted untuk menceritakan ulang seluruh kisahnya tersebut. Alhasil, baru pada musim kesembilan serial tersebut berjalan diungkap siapa sebenarnya sosok ibu yang menjadi objektif cerita dan bagaimana kisah pertemuan Ted dengannya.

Serial ini sendiri dibuat oleh Craig Thomas dan Carter Bays yang juga berperan sebagai produser eksekutif serta penulis cerita. Cerita yang diangkat pun terinspirasi dari kisah persahabatan mereka berdua saat bersama-sama tinggal di New York dahulu.

Karena berakar pada masalah kehidupan sehari-hari yang pernah mereka atau orang di sekelilingnya temui, cerita How I Met Your Mother berhasil menjaring banyak penonton setia dari berbagai belahan dunia.

Selama delapan musim pertama juga diceritakan kisah soal kehidupan cinta Ted yang naif dan terkadang plin-plan, dari romansanya bersama Robin dan Victoria, hingga Stella yang meninggalkannya di altar di hari pernikahannya sendiri. Untunglah selalu ada dua sahabatnya sejak masa kuliah, Marshall dan Lily, yang selalu menemani Ted.

Akhirnya, eks kekasih Ted, Robin, melabuhkan diri pada Barney, yang identik dengan sosok playboy anti-kemapanan. Episode perdana musim kesembilan sendiri dimulai pada 23 September 2013 lalu dan berkutat pada masa-masa pernikahan Robin dan Barney di Long Island.

Cerita yang ada juga berputar pada berbagai intrik dan konflik yang terjadi menjelang pernikahan dilaksanakan, dimulai pada Jumat, pukul 11 siang, hingga berakhir pada Minggu malam setelahnya. Di sana, dikisahkan pula awal mula pertemuan para karib Ted dengan “sang ibu” yang merupakan personel band pengiring acara pernikahan tersebut.

Aktris Cristin Milioti yang memerankan sosok ibu muncul pertama kali di episode penghujung musim kedelapan pada 13 Mei 2013 lalu. Kala itu, sang ibu yang hingga kini belum pula diketahui siapa namanya muncul sesaat di layar kaca untuk membeli tiket kereta menuju Farhampton, Long Island.

Pemilihan Milioti sebagai tokoh ibu pun memancing banyak perdebatan di kalangan penggemar. Tak sedikit yang mengernyitkan dahi, banyak pula yang mendukung karena dianggap sesuai dengan tokoh Ted yang nerdy.

Namun, dukungan penuh setidaknya diterima Milioti dari Bays dan Thomas. Bahkan, cerita unik terjadi saat Milioti sedang melakukan audisi tertutup untuk tokoh ibu tersebut. Ketika Bays dan Thomas sedang berbincang dengan Milioti yang sedang bertata rias dalam sebuah karavan, Neil Patrick Harris – pemeran tokoh Barney – datang.

Harris sesaat terdiam dan menatap Milioti. Sontak, ia berujar, “Ya Tuhan, apa kau adalah sang ibu?” Tak lama, Harris memeluk Milioti dan berkata, “Kaulah sang ibu!”

Hingga 22 episode terlewati di musim terakhirnya ini, memang belum diceritakan secara detail soal pertemuan pertama Ted dan istri masa depannya itu. Walau begitu, pada episode 16 berjudul “How Your Mother Met Me”, terlihat adegan saat Ted tak sengaja mendengar nyanyian sang kekasih masa depan yang tinggal di kamar sebelahnya di Farhampton Inn. Kala itu, “sang ibu” membawakan sendiri lagu “La Vie en Rose” dengan iringan ukulele sebagai tanda perpisahan dengan eks kekasih sebelumnya, Max.

Di luar itu semua, dialog antara keduanya hanya muncul saat waktu melompat ke masa depan ketika mereka telah menjadi pasangan dan sedang mengingat kilas balik cerita masa lalu. Namun, di situlah salah satu adegan yang membuka wacana spekulasi akan akhir kisah panjang ini justru muncul.

Dikisahkan, pada tahun 2024 Ted dan sang istri sedang menikmati malam penuh salju di Farhampton Inn. Di sana, mereka menyadari bahwa tidak ada cerita yang tak pernah mereka bagikan satu sama lain. Kemudian, salah satu kisah yang mereka reka ulang adalah kala ibu kandung Robin akhirnya datang ke acara pernikahan anaknya di saat-saat terakhir walau harus mengalahkan rasa takutnya terbang di udara dengan pesawat.

Setelahnya, sang istri berujar pada Ted, “Ibu macam apa yang akan melewatkan pernikahan anak perempuannya sendiri?”

Lalu Ted tiba-tiba terdiam sembari mengamati tajam istrinya. Ted pun menahan tangis sehingga sang istri harus mengalihkan perhatian dengan cerita lainnya.

Adegan ini memancing spekulasi bahwa sang istri akan meninggal di akhir kisah – atau setidaknya telah mengetahui kapan waktu kematiannya sendiri. Spekulasi ini juga diperkuat teori yang menyebutkan bahwa petunjuk kematian sang istri sesungguhnya telah diselipkan sejak episode 20 musim kedelapan berjudul “The Time Traveler”.

Saat itu, Ted membayangkan dirinya datang ke tempat tinggal sang kekasih masa depan dan mengatakan bahwa jika bisa, ia rela menyerahkan apapun agar bisa bertemu 45 hari lebih cepat dari yang seharusnya dalam kenyataan. Hal itu agar ia bisa meluangkan lebih banyak waktu dengan sang istri.

Milioti sendiri telah menepis isu kematian ini dengan menyebutnya sebagai teori gila. Namun, spekulasi tersebut kembali bertambah kencang saat pemeran Lily, Alyson Hannigan, mengunggah foto kondisi meja pembacaan naskah episode akhir How I Met Your Mother pada 15 Februari lalu. Di situ, terlihat tumpukan tisu yang digunakan untuk menyeka tangisnya selama proses pembacaan naskah.

Setelahnya, Hannigan pun sempat berkomentar pada E! Online, “Saya tertawa, menangis, dan rasanya seperti, ‘Bagaimana caranya kita akan mengambil gambar pada adegan-adegan ini?’ Saya akan kacau (karena terlalu emosional).”

Namun, tidak hanya itu. Spekulasi soal akhir tak terduga lainnya juga muncul melibatkan tokoh Robin yang diperankan oleh Cobie Smulders. Hal ini terjadi setelah Mega Buzz melontarkan sedikit bocoran bahwa salah satu pemeran utama wanita dalam sebuah serial TV yang telah berlangsung lama akan hamil di musim pamungkasnya.

Memang, sebelumnya sempat diceritakan bahwa Robin tidak bisa memiliki anak. Hal itu bahkan berimbas pada putusnya hubungan Robin dengan kekasihnya kala itu, Kevin. Namun saat diwawancarai TVLine soal karakter dalam kisah akhir How I Met Your Mother yang paling banyak memberi kejutan, jawaban Hannigan adalah Robin.

Selama ini, Bays dan Thomas memang lihai dalam memberikan petunjuk secara sporadis di beberapa episode tertentu yang akhirnya menghubungkan potongan cerita serta berhasil menjawab banyak lubang pertanyaan yang ada.

Misalnya saja, di akhir episode 20 berjudul “Trilogy Time” pada musim ketujuh, diperlihatkan bahwa Ted sedang menggendong bayi perempuan yang tak lain adalah anaknya sendiri pada tahun 2015. Dengan begitu, para penggemar bisa memperkirakan bahwa Penny telah berusia setidaknya 15 tahun saat ia mendengar cerita soal kisah pertemuan sang ayah dan ibu pada 2030.

Selain itu, pada episode 3 berjudul “No Tomorrow” pada musim ketiga, Ted juga dikisahkan tak sengaja mengambil sebuah payung kuning milik calon istri masa depannya yang tertinggal begitu saja di sebuah pesta. Akhirnya, payung itu sendiri kembali tertinggal secara tak sengaja oleh Ted saat ia berkunjung ke apartemen wanita incarannya, Cindy, di episode 12 berjudul “Girls Versus Suits” pada musim kelima. Tak disangka, Cindy adalah rekan sekamar kekasih masa depan Ted.

Lalu, “sang ibu” sendiri terlihat membawa payung kuning itu saat pertama kali muncul di penghujung musim kedelapan. Ia terlihat menentengnya di tangan kiri ketika akan membeli tiket kereta.

Konsistensi dan kuatnya alur cerita yang dibangun Bays dan Thomas selama sembilan musim menulis cerita How I Met Your Mother akhirnya juga menjadi alasan bagi Jason Segel – pemeran tokoh Marshall – mengurungkan niatnya mengundurkan diri di musim pamungkas yang ada. Setelah menjalani negosiasi panjang, Segel yang sebelumnya ingin fokus berkarier di layar lebar akhirnya memutuskan untuk ikut andil dalam proses akhir serial TV satu ini.

Hingga kini, How I Met Your Mother telah meraih 28 nominasi Emmy Awards dan memenangkan sembilan di antaranya. Pada 2012 lalu misalnya, serial ini meraih People’s Choice Award for Favorite Network TV Comedy.

Namun, besarnya animo masyarakat terhadap serial ini justru tidak disadari Milioti sedari awal ia ikut serta dalam keluarga besar pemain How I Met Your Mother. Milioti baru merasakan besarnya pengaruh yang ada usai ia menyicil waktu menonton setiap episode yang ada selama sembilan musim serial ini berjalan setiap paginya sejak ia terpilih menjadi “sang ibu”.

“Saya tidak merasa mengerti sepenuhnya soal cakupan (pengaruh serial ini) hingga saya selesai menonton semua musim yang ada. Dahulu saya hanya pernah menyaksikan tiga atau empat episode. Ketika saya sampai ke episode saat saya (pertama kali masuk dalam adegan), itu semua ternyata telah dipersiapkan. Saya langsung merasa, ‘Ya Tuhan! Ini adalah peran besar!’”

Lain lagi halnya dengan Josh Radnor, pemeran Ted dalam serial ini. Menurutnya, tokoh Ted sendiri adalah guru baginya di kehidupan nyata.

“Dalam perspektif yang lebih luas, hal itu karena karakter saya di sana tidak pernah mendapat kemenangan besar akan suatu hal hingga penghujung cerita. Saya biasanya tertiban sial secara konstan,” ujar Radnor.

Pada akhirnya sutradara Pam Fryman yang melontarkan pernyataan untuk menenangkan ketakutan penggemar akan akhir yang “gelap” bagi kisah ini. “Para penggemar tidak seharusnya khawatir bahwa kami akan mengakhiri serial seperti The Sopranos dengan gaya cut-to-black atau akhir ambigu lainnya.”

“Anda akan melihat apa yang terjadi pada setiap orang. Kami sungguh mencoba untuk menyatukan tiap (pilihan) kisah penutup yang bisa kami pikirkan, menjawab seluruh pertanyaan yang pernah kami lontarkan dan belum sempat kami jawab sebelumnya. Ini sungguh sangat memuaskan.”

Pada 31 Maret 2014 mendatang, seluruh spekulasi yang ada akan segera terklarifikasi. Akhirnya, How I Met Your Mother akan menutup perjalanan panjangnya. Penny dan Luke pun bisa segera beranjak dari kursinya.

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

2 thoughts on “How I Met Your Mother: Spekulasi Tragedi di Episode Pamungkas”

  1. wow artikel ini dibuat 2014 dan saya baru aja selesai habis semua season How I Met Your Mother hari ini, 2021. Artikel ini benar-benar bikin saya terharu sih. Ini berlebihan tapi saya merasa beruntung sekali menonton series ini. For me, this is the best series ever. Thank you for your article. It means a lot to me 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top